Drone Lipat Murah untuk Pemula

10 Drone Lipat Murah 2025 untuk Pemula

10 drone lipat murah 2025 untuk pemula adalah rekomendasi terbaik bagi siapa saja yang ingin mencoba fotografi udara tanpa mengeluarkan banyak biaya. Drone lipat (foldable drone) semakin populer karena desainnya ringkas, bisa dilipat dan dimasukkan ke tas, serta harganya makin terjangkau. Bahkan dengan budget Rp1 juta–Rp3 juta, Anda sudah bisa mendapatkan drone dengan kamera 4K, stabilisasi giroskop, dan fitur otomatis yang memudahkan pemula.

Di tahun 2025, banyak brand menghadirkan drone lipat murah dengan teknologi yang dulunya hanya ada di kelas premium, seperti GPS akurat, return-to-home otomatis, hingga mode follow-me. Hal ini membuat pengalaman terbang menjadi lebih aman, praktis, dan menyenangkan. Artikel ini akan membahas 10 drone lipat murah terbaik 2025 untuk pemula, lengkap dengan kelebihan, kekurangan, dan pengalaman pengguna.

Highlight: Rekomendasi 10 drone lipat murah 2025 untuk pemula: DJI Mini SE 2 Lite, SJRC F11s Pro Mini, Eachine E520S, Potensic T25 Foldable, Syma X500, Holy Stone HS175D, Visuo XS816 Pro, ZLRC SG906 Max Lite, Hubsan Zino Mini Lite, dan JJRC X17.

Daftar Isi

1. DJI Mini SE 2 Lite

DJI Mini SE 2 Lite adalah pilihan ideal untuk pemula yang ingin kualitas premium dengan harga lebih terjangkau. Beratnya hanya 249 gram, sehingga tidak perlu registrasi di beberapa negara. Kamera 2.7K dengan gimbal 3-axis memberikan hasil video stabil meski dalam kondisi angin sedang.

Kelebihan: kualitas video jernih, stabilisasi terbaik di kelasnya. Kekurangan: harga ±Rp3 juta, lebih mahal dibanding drone entry-level lain.

Pengalaman pengguna: banyak pemula merasa percaya diri menerbangkan DJI karena kontrolnya stabil dan aplikasi DJI Fly mudah digunakan.

2. SJRC F11s Pro Mini

SJRC F11s Pro Mini hadir dengan kamera 4K, waktu terbang 25 menit, dan GPS akurat. Desain lipatnya membuatnya praktis untuk traveling. Harganya sekitar Rp2,5 juta.

Kelebihan: kamera 4K, baterai cukup awet, harga lebih murah dari DJI. Kekurangan: sinyal kadang terganggu di area padat bangunan.

Pengalaman pengguna: banyak vlogger budget-friendly memilih SJRC sebagai alternatif DJI dengan fitur hampir setara.

3. Eachine E520S

Eachine E520S adalah drone lipat populer di kalangan pemula karena harganya sekitar Rp1,5 juta saja. Kamera 4K-nya cukup tajam, meski stabilisasi hanya giroskop.

Kelebihan: murah, ringan, kontrol mudah. Kekurangan: durasi terbang singkat (15–16 menit).

Pengalaman pengguna: ideal untuk latihan terbang pertama kali sebelum naik ke drone kelas menengah.

4. Potensic T25 Foldable

Potensic T25 adalah drone lipat dengan kamera 2K dan fitur one-key return yang memudahkan pemula. Dengan harga ±Rp2 juta, drone ini sudah mendukung GPS.

Kelebihan: mudah diterbangkan, build solid. Kekurangan: kamera tidak setajam 4K.

Pengalaman pengguna: banyak digunakan anak muda untuk belajar kontrol drone karena fiturnya user-friendly.

5. Syma X500

Syma X500 hadir dengan kamera 4K dan berat hanya 250 gram. Baterai mampu bertahan hingga 20 menit per sekali terbang.

Kelebihan: ringan, praktis, harga sekitar Rp1,7 juta. Kekurangan: rentan goyah saat angin kencang.

Pengalaman pengguna: cocok untuk pelajar atau mahasiswa yang ingin drone portabel murah.

6. Holy Stone HS175D

Holy Stone HS175D dilengkapi GPS, kamera 2K, fitur follow-me, dan return-to-home otomatis. Waktu terbang mencapai 23 menit.

Kelebihan: fitur lengkap, kontrol stabil. Kekurangan: kualitas kamera biasa saja.

Pengalaman pengguna: populer di kalangan pemula karena harganya ±Rp2,2 juta dengan fitur melimpah.

7. Visuo XS816 Pro

Visuo XS816 Pro adalah drone lipat super murah dengan harga ±Rp900 ribu. Dilengkapi kamera dual 4K (interpolasi) dan desain yang ringkas.

Kelebihan: harga sangat murah, dual camera. Kekurangan: stabilitas rendah, tidak cocok untuk angin.

Pengalaman pengguna: sering jadi drone pertama bagi pemula sebelum upgrade ke model lebih mahal.

8. ZLRC SG906 Max Lite

ZLRC SG906 Max Lite menghadirkan kamera 4K dengan gimbal 2-axis, GPS, dan waktu terbang hingga 26 menit. Harga ±Rp2,4 juta.

Kelebihan: hasil kamera stabil, build kuat. Kekurangan: aplikasi kontrol kadang lag.

Pengalaman pengguna: banyak direkomendasikan sebagai drone semi-profesional untuk pemula serius.

9. Hubsan Zino Mini Lite

Hubsan Zino Mini Lite adalah pesaing DJI dengan kamera 4K HDR, berat hanya 249 gram, dan fitur canggih seperti mode panorama.

Kelebihan: kualitas video tinggi, ringan. Kekurangan: harga lebih mahal ±Rp3 juta.

Pengalaman pengguna: banyak dipilih pemula yang ingin hasil setara DJI dengan harga lebih rendah.

10. JJRC X17

JJRC X17 adalah drone lipat murah dengan kamera 6K interpolasi, GPS, dan waktu terbang ±25 menit. Harga hanya ±Rp1,8 juta.

Kelebihan: fitur lengkap, harga ekonomis. Kekurangan: kualitas kamera masih di bawah drone premium.

Pengalaman pengguna: populer di marketplace Indonesia karena value for money tinggi.

Tabel Ringkasan

Drone Kelebihan Kekurangan Harga
DJI Mini SE 2 Lite Kamera 2.7K stabil Tanpa obstacle sensor ±Rp3 juta
SJRC F11s Pro Mini 4K, GPS akurat Sinyal kadang lemah ±Rp2,5 juta
Eachine E520S Murah, 4K Baterai kecil ±Rp1,5 juta
Potensic T25 One-key return Kamera hanya 2K ±Rp2 juta
Syma X500 Ringan, 4K Lemah di angin ±Rp1,7 juta
Holy Stone HS175D GPS stabil Kamera standar ±Rp2,2 juta
Visuo XS816 Pro Super murah Kurang stabil ±Rp900 ribu
ZLRC SG906 Max Lite Gimbal 2-axis Aplikasi lag ±Rp2,4 juta
Hubsan Zino Mini Lite 4K HDR Harga tinggi ±Rp3 juta
JJRC X17 Murah, fitur banyak Kamera interpolasi ±Rp1,8 juta

Tips Memilih Drone Lipat Murah

  • Pilih kamera minimal 2K, idealnya 4K untuk hasil jernih.
  • Periksa durasi terbang: minimal 15 menit agar tidak cepat habis.
  • Drone dengan GPS lebih stabil dan mudah dikendalikan pemula.
  • Cari fitur return-to-home agar drone kembali otomatis jika sinyal hilang.
  • Beli baterai cadangan untuk pengalaman terbang lebih lama.

Manfaat Memiliki Drone Lipat

  • Portabilitas: bisa dilipat, mudah dibawa ke mana-mana.
  • Kreativitas: mendukung pembuatan video unik untuk YouTube atau TikTok.
  • Harga terjangkau: banyak opsi murah dengan fitur lengkap.
  • Pembelajaran: pemula bisa belajar terbang dengan aman.
  • Serbaguna: bisa dipakai untuk hobi, bisnis kecil, hingga edukasi.

Kesimpulan

10 drone lipat murah 2025 untuk pemula membuktikan bahwa teknologi drone kini makin ramah kantong. DJI Mini SE 2 Lite dan Hubsan Zino Mini Lite unggul untuk kualitas video, SJRC F11s Pro Mini dan ZLRC SG906 Max Lite untuk value menengah, Eachine dan Visuo untuk super murah, sementara Syma, Potensic, Holy Stone, dan JJRC menjadi opsi fleksibel untuk belajar. Semua bisa dipilih sesuai kebutuhan dan budget Anda.

FAQ

1. Apakah semua drone ini lipat?

Ya, semuanya foldable sehingga praktis dibawa bepergian.

2. Mana yang paling murah?

Visuo XS816 Pro dengan harga sekitar Rp900 ribu.

3. Mana yang paling stabil untuk pemula?

DJI Mini SE 2 Lite dengan gimbal 3-axis memberikan stabilitas terbaik.

4. Apakah cocok untuk konten YouTube?

Ya, terutama SJRC F11s Pro Mini, Hubsan Zino Mini Lite, dan DJI Mini SE 2 Lite.

5. Bagaimana cara aman menerbangkan drone pemula?

Latih di area lapang tanpa banyak gangguan sinyal, selalu cek baterai, dan gunakan mode return-to-home.

Artikel ini dipublikasikan di Bacaunduh.com – Portal aplikasi, software, dan teknologi terbaru.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top