Laptop Murah 2025 dengan Spesifikasi Kencang

Laptop Murah 2025 dengan Spesifikasi Kencang untuk Mahasiswa

Bagi mahasiswa, laptop adalah perangkat penting untuk menunjang kuliah, mulai dari mengerjakan tugas, membuat presentasi, riset online, hingga hiburan seperti menonton film atau bermain game ringan. Tantangannya, banyak mahasiswa memiliki anggaran terbatas sehingga mencari laptop murah dengan spesifikasi kencang menjadi prioritas. Tahun 2025, produsen laptop semakin gencar merilis produk dengan harga ramah kantong namun tetap bertenaga.

Artikel ini merangkum 10 laptop murah terbaik 2025 dengan performa tinggi yang cocok untuk mahasiswa. Daftar ini mencakup laptop dengan prosesor terbaru, RAM cukup besar, dan baterai tahan lama, sehingga nyaman dipakai seharian di kampus.

Highlight: Rekomendasi laptop murah 2025 ini mencakup harga di bawah Rp 8 juta, prosesor terbaru Intel/AMD, RAM minimal 8GB, SSD cepat, serta desain ringkas yang mudah dibawa ke kampus.

1. Acer Aspire 5 (2025)

Acer Aspire 5 adalah salah satu laptop mahasiswa paling populer karena harganya terjangkau namun spesifikasinya mantap. Versi 2025 hadir dengan prosesor Intel Core i5-1340P, RAM 8GB, SSD 512GB, dan layar 15,6 inci Full HD.

  • Kelebihan: performa seimbang, layar lega, harga terjangkau.
  • Kekurangan: desain agak tebal dibanding seri ultrabook.

2. ASUS Vivobook 14 (2025)

ASUS Vivobook 14 menawarkan portabilitas dengan layar 14 inci, prosesor AMD Ryzen 5 7530U, RAM 8GB, dan SSD 512GB. Cocok untuk mahasiswa yang sering mobile di kampus.

  • Kelebihan: ringan, desain modern, baterai awet.
  • Kekurangan: tidak ada GPU khusus, hanya iGPU.

3. Lenovo IdeaPad Slim 3

Lenovo IdeaPad Slim 3 selalu jadi incaran mahasiswa karena harganya murah tapi spesifikasinya tidak mengecewakan. Varian 2025 membawa Intel Core i3-1315U, RAM 8GB, SSD 256GB, dan layar 15,6 inci Full HD.

  • Kelebihan: harga sangat ramah mahasiswa, build quality oke.
  • Kekurangan: storage default kecil, disarankan upgrade SSD.

4. HP 14s

HP 14s hadir dengan prosesor Intel Core i5-1335U, RAM 8GB, dan SSD 512GB. Laptop ini ringan dengan bobot hanya 1,4kg sehingga sangat cocok dibawa ke kelas.

  • Kelebihan: ringan, layar nyaman, performa multitasking bagus.
  • Kekurangan: baterai standar, tidak terlalu tahan lama.

5. Dell Inspiron 15

Dell Inspiron 15 adalah laptop entry-level yang kokoh. Dengan prosesor AMD Ryzen 5 5600U, RAM 8GB, dan SSD 512GB, laptop ini kuat untuk multitasking kuliah.

  • Kelebihan: build quality solid, keyboard nyaman.
  • Kekurangan: agak berat dibanding ultrabook lain.

6. ASUS Chromebook Flip

ASUS Chromebook Flip adalah laptop 2-in-1 berbasis ChromeOS. Cocok untuk mahasiswa yang aktivitasnya banyak online dengan Google Docs, Drive, dan aplikasi Android.

  • Kelebihan: ringan, harga murah, baterai tahan lama.
  • Kekurangan: terbatas untuk software Windows.

7. Acer Swift Go 14

Acer Swift Go 14 adalah ultrabook murah dengan prosesor Intel Core i5-1340P, RAM 8GB, SSD 512GB, dan layar OLED 2.8K. Sangat cocok untuk mahasiswa desain grafis.

  • Kelebihan: layar OLED tajam, desain tipis premium.
  • Kekurangan: harga sedikit lebih mahal dibanding seri entry-level.

8. Lenovo Flex 5

Lenovo Flex 5 adalah laptop convertible dengan layar sentuh yang bisa diputar 360 derajat. Ditenagai AMD Ryzen 5 7530U, RAM 8GB, SSD 512GB, cocok untuk presentasi dan multitasking.

  • Kelebihan: layar fleksibel, mendukung stylus.
  • Kekurangan: lebih berat dibanding ultrabook biasa.

9. Infinix ZeroBook 13

Infinix ZeroBook 13 adalah laptop murah dengan spesifikasi mengejutkan. Mengusung Intel Core i7-12700H, RAM 16GB, SSD 512GB, harga di bawah Rp 9 juta. Sangat kencang untuk mahasiswa teknik atau IT.

  • Kelebihan: performa tinggi, harga sangat kompetitif.
  • Kekurangan: brand relatif baru di pasar laptop.

10. Axioo Pongo Series

Axioo Pongo adalah laptop lokal Indonesia yang fokus pada gaming murah. Dengan Intel Core i5 H-series, RAM 16GB, SSD 512GB, dan GPU NVIDIA GTX 1650, laptop ini sanggup menjalankan software berat dan game ringan–menengah.

  • Kelebihan: murah, performa kencang untuk harga.
  • Kekurangan: desain standar, brand awareness masih terbatas.

Ringkasan Kelebihan & Kekurangan

Laptop Kelebihan Kekurangan
Acer Aspire 5 Performa seimbang, layar lega Agak tebal
ASUS Vivobook 14 Ringan, baterai awet Tidak ada GPU khusus
Lenovo IdeaPad Slim 3 Harga murah, build oke Storage kecil default
HP 14s Ringan, multitasking oke Baterai biasa
Dell Inspiron 15 Kokoh, keyboard nyaman Berat
ASUS Chromebook Flip Mudah dipakai, murah Terbatas untuk software Windows
Acer Swift Go 14 Layar OLED, desain premium Harga lebih tinggi
Lenovo Flex 5 Layar fleksibel, stylus Agak berat
Infinix ZeroBook 13 Spek tinggi harga murah Brand baru
Axioo Pongo Murah, GPU dedicated Desain standar

Kesimpulan

Tahun 2025, mahasiswa tidak perlu bingung mencari laptop murah dengan performa kencang. Acer Aspire 5 dan ASUS Vivobook 14 ideal untuk aktivitas kuliah harian, Lenovo IdeaPad Slim 3 sangat terjangkau, sementara Infinix ZeroBook 13 dan Axioo Pongo cocok untuk mahasiswa teknik atau gaming ringan. Pilih sesuai kebutuhan: apakah lebih mengutamakan harga, performa, atau portabilitas.

FAQ

1. Laptop murah 2025 kisaran harganya berapa?

Mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 8 juta untuk mayoritas model, dengan beberapa seri high-performance sekitar Rp 9 juta.

2. Apakah laptop murah cukup untuk mahasiswa teknik?

Ya, laptop seperti Infinix ZeroBook 13 atau Axioo Pongo sudah sangat kencang untuk coding, desain, bahkan gaming ringan.

3. Berapa RAM minimal untuk laptop mahasiswa?

RAM 8GB sudah cukup, tapi lebih baik pilih 16GB jika sering multitasking atau menjalankan software berat.

4. Apakah Chromebook cocok untuk mahasiswa?

Cocok untuk yang aktivitasnya banyak menggunakan aplikasi online (Google Docs, Slides, dll), tapi kurang untuk software Windows khusus.

5. Mana laptop terbaik untuk desain grafis?

Acer Swift Go 14 dengan layar OLED dan ASUS Vivobook 14 cocok untuk mahasiswa desain.

6. Laptop lokal seperti Axioo apakah worth it?

Ya, Axioo Pongo memberikan spek tinggi dengan harga murah. Cocok untuk mahasiswa yang butuh GPU khusus.

7. Apa bedanya ultrabook dengan laptop entry-level?

Ultrabook lebih tipis, ringan, dan premium. Entry-level biasanya lebih tebal tapi lebih murah.

8. Apakah semua laptop di daftar ini tersedia resmi di Indonesia?

Sebagian besar tersedia resmi melalui toko online maupun offline, meski varian tertentu bisa berbeda per wilayah.

Artikel ini dipublikasikan di Bacaunduh.com – Portal laptop, gadget, dan tips teknologi terbaru.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top